Rasi Bintang
Rasi
Rasi
ialah suatu kelompok bintang tertentu yang diberi nama dan ada tempatnya
sendiri di langit. Sejak dahulu kala, manusia menamakan kelompok bintang dengan
nama binatang atau tokoh legenda. Sudah sejak tahun 3000 S.M bangsa Kaldea yang
menempati tepi Sungai Tigris dan Efrat telah memberi nama beberapa rasi di
antaranya :
Taurus,
Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius dan Capricornus.
Bangsa
Yunani menambahkan beberapa nama pada rasi itu, biasanya nama tokoh atau
binatang dalam mitologi Yunani.Kini I.A.U ( International Astronomical Union
atau Persatuan Astronomi Internasional) telah menetapkan 88 rasi yang diakui di
seluruh dunia.
Suatu
rasi bintang atau konstelasi adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan
membentuk suatu konfigurasi khusus. Dalam ruang tiga dimensi, kebanyakan
bintang yang kita amati tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, tetapi
dapat terlihat seperti berkelompok pada bola langit malam. Manusia memiliki
kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah
mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi
bintang. Susunan rasi bintang yang tidak resmi, yaitu yang dikenal luas oleh
masyarakat tapi tidak diakui oleh para ahli astronomi atau Himpunan Astronomi
Internasional, juga disebut asterisma. Bintang-bintang pada rasi bintang atau
asterisma jarang yang mempunyai hubungan astrofisika; mereka hanya kebetulan
saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah
sangat jauh.
Pengelompokan bintang-bintang menjadi rasi
bintang sebenarnya cukup acak, dan kebudayaan yang berbeda akan memiliki rasi
bintang yang berbeda pula, sekalipun beberapa yang sangat mudah dikenali
biasanya seringkali ditemukan, misalnya Orion atau Scorpius.
Beragam pola-pola lainnya yang tidak resmi telah ada bersama-sama dengan rasi
bintang dan disebut asterisma, seperti Bajak (juga dikenal di Amerika Serikat
sebagai Big Dipper) dan Little DipperHimpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang
resmi dengan batas-batas yang jelas, sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh
satu rasi bintang saja. Pada belahan bumi (hemisfer) utara, kebanyakan rasi
bintangnya didasarkan pada tradisi Yunani, yang diwariskan melalui Abad
Pertengahan, dan mengandung simbol-simbol Zodiak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar